Pesawat Beriev Be-200 Rusia Tiba di Palembang

PALEMBANG – Sebanyak dua unit pesawat Beriev Be-200 telah mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang pada Rabu (12/10). Pesawat ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertahanan Pemerintah Rusia atau The Ministry of the Russian Federation for Civil Defences, Emergencies and Elimination of Consequences of Natural Disaster/Emercom). Pesawat Beriev Be-200 adalah pesawat pengebom air atau water-bombing jenis amphibi bermesin jet yang mampu mendarat di darat dan di air. Pesawat mampu mengambil atau mengangkut 12.000 liter air dalam waktu 14 detik.
Pesawat Be-200 ini akan berpangkalan di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang. Lokasi bandara dan jarak pandang atau visibility menjadi pertimbangan penempatan kedua pesawat ini. Saat ini, kepekatan asap bersumber dari Air Sughian masih menganggu operasi udara apabila pesawat terbang dari Palembang. Bantuan Be-200 akan beroperasi di Sumatera Selatan selama tiga puluh hari terhitung mulai hari ini (12/10).
Pesawat ini memiliki sejarah panjang dalam membantu operasi pemadaman. Operasi pertama kali berlangsung pada tahun 2004, yaitu beroperasi di Sardinia, Italia dengan 90 jam terbang. Tercatat tujuh beroperasi, Be-200 mengebom kurang lebih 324 ton air dalam pemadaman hutan di wilayah tersebut. Selain itu, Be-200 juga beroperasi di Portugal, Yunani, Azerbaijan, Israel, dan Indonesia untuk pemadaman kebakaran hutan.Kedatangan dua pesawat yang bertugas untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, langsung disambut oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Harmensyah. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Danlanud Palembang, Letkol. Lefie, Direktur Bantuan Darurat BNPB Eko Budiman, dan Perwakilan dari Kedutaan Besar Rusia Jakarta, dan Perwakilan dari PT. Sinar Mas. (RS)

Categories: Arsip Berita

Leave A Reply